Whistle Blowing System (WBS) Yakes Telkom
Whistle Blowing System (WBS) Yakes Telkom
Saluran Aman untuk Menjaga Integritas dan Kepercayaan
Whistle Blowing System (WBS) Yakes Telkom merupakan mekanisme resmi, terstruktur, dan terjamin kerahasiaannya yang disediakan sebagai sarana pelaporan atas dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan Yakes Telkom. Sistem ini menjadi bagian penting dalam upaya organisasi untuk menegakkan nilai integritas, transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola yang baik (Good Corporate Governance).
Melalui WBS, Yakes Telkom memberikan ruang yang aman bagi setiap insan organisasi dan pemangku kepentingan untuk berani bersuara dan bertindak demi mencegah, mendeteksi, serta menangani perilaku yang menyimpang dari nilai dan ketentuan yang berlaku.
Tujuan Whistle Blowing System
Penerapan WBS di Yakes Telkom bertujuan untuk:
-
Mencegah dan mendeteksi dini pelanggaran yang berpotensi merugikan organisasi, peserta, maupun pemangku kepentingan lainnya.
-
Membangun budaya integritas dan kepedulian, di mana setiap individu berperan aktif menjaga lingkungan kerja yang bersih dan beretika.
-
Meningkatkan kepercayaan terhadap sistem pengelolaan organisasi melalui proses pelaporan yang transparan dan profesional.
-
Mendukung penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) serta kebijakan kepatuhan internal Yakes Telkom.
Ruang Lingkup Pelaporan
WBS Yakes Telkom dapat digunakan untuk melaporkan berbagai dugaan pelanggaran, antara lain:
-
Tindakan penyuapan dan gratifikasi
-
Fraud atau kecurangan (keuangan maupun non-keuangan)
-
Penyalahgunaan wewenang dan konflik kepentingan
-
Pelanggaran kebijakan, prosedur, atau peraturan internal
-
Perilaku tidak etis yang bertentangan dengan nilai budaya Yakes Telkom
-
Tindakan lain yang berpotensi merugikan organisasi, reputasi, atau peserta
Pelaporan diharapkan dilakukan berdasarkan fakta, itikad baik, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan atas dasar asumsi, rumor, atau kepentingan pribadi.
Prinsip Perlindungan Pelapor
Yakes Telkom menjamin bahwa setiap laporan yang masuk melalui WBS dikelola dengan prinsip:
-
Kerahasiaan identitas pelapor, termasuk opsi pelaporan anonim
-
Perlindungan dari tindakan balasan, tekanan, intimidasi, atau diskriminasi
-
Objektivitas dan independensi dalam proses penanganan laporan
-
Profesionalisme dan kehati-hatian sesuai ketentuan yang berlaku
Komitmen ini bertujuan menciptakan rasa aman sehingga pelapor dapat menyampaikan informasi secara jujur dan terbuka tanpa rasa takut.
Mekanisme dan Alur Pelaporan
Halaman WBS Yakes Telkom dirancang agar mudah diakses dan digunakan, dengan alur pelaporan sebagai berikut:
-
Penyampaian laporan
Pelapor mengisi formulir WBS melalui website dengan melampirkan kronologi kejadian, pihak terkait, waktu, lokasi, serta bukti pendukung (jika ada). -
Verifikasi awal
Tim pengelola WBS melakukan penelaahan awal untuk memastikan kelengkapan dan relevansi laporan. -
Tindak lanjut dan investigasi
Laporan yang memenuhi kriteria akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi sesuai prosedur dan kewenangan. -
Rekomendasi dan penyelesaian
Hasil investigasi menjadi dasar bagi manajemen dalam mengambil keputusan dan langkah perbaikan yang diperlukan. -
Monitoring dan evaluasi
Seluruh proses dicatat dan dimonitor guna memastikan konsistensi, akuntabilitas, serta peningkatan berkelanjutan sistem WBS.
Siapa yang Dapat Menggunakan WBS
Whistle Blowing System Yakes Telkom dapat digunakan oleh:
-
Karyawan Yakes Telkom
-
Manajemen dan pengurus
-
Mitra kerja dan vendor
-
Peserta atau pihak eksternal lain yang memiliki kepentingan dan informasi relevan
Hal ini menegaskan bahwa integritas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya internal organisasi.
Komitmen Yakes Telkom
Dengan hadirnya Whistle Blowing System, Yakes Telkom menegaskan komitmennya untuk:
Menjaga lingkungan kerja yang beretika, adil, dan berlandaskan kepedulian—
di mana setiap suara dihargai, dan setiap pelanggaran ditangani secara bertanggung jawab.
WBS bukan sekadar kanal pelaporan, melainkan wujud nyata kepemimpinan yang peduli dan berintegritas, sejalan dengan nilai Integrity in Action.

0 Disukai
83 Kali Dibaca
Belum Ada Komentar